KEUTAMAAN UMRAH RAMADHAN

MEKAH adalah kota pertama di dunia. Di kota inilah Nabi Ibrahim dan Siti Hajar membentuk suatu komunitas kehidupan di mana dalam menjalaninya mereka meminta kepada Allah untuk diselamatkan dari godaan setan yang terkutuk.

Kemudian Allah mengabulkan doa mereka dan diutuslah para malaikat untuk menjaga mereka. Tempat-tempat para malaikat itulah yang sekarang menjadi batas Tanah Haram. Adapun batas Tanah Haram adalah: sebelah utara 6 km (Tan’im), selatan 12 km (Adhah), barat 15 km (Syumaisyi), timur 16 km (Ji’ranah), dan tenggara 13 km (Wadinah).

Sejak Kakbah berdiri, di sekelilingnya dibangun tempat sujud yang kita kenal dengan Masjidil Haram yang mempunyai luas 328 ribu m2 dan dapat menampung 730.000 jamaah pada hari biasa. Sedangkan pada musim haji, jamaah di Masjidil Haram bisa mencapai satu juta orang. Tahun ini sedang ada pelebaran Masjidil Haram. Di sekelilingnya seperti Pasar Seng dan beberapa hotel sudah diratakan dengan tanah. Demikian pula bukit-bukit banyak yang diratakan.

Praktis hanya Hotel Hilton, Hotel Intercontinental, dan Zamzam Tower (hotel baru) yang bertahan. Semua ini untuk mengantisipasi jumlah orang yang datang ke Masjidil Haram, baik saat umrah maupun pada musim haji yang setiap tahunnya selalu meningkat. Cuaca Kota Mekah saat ini lebih bersahabat dibanding Medinah, baik malam hari maupun siang hari. Siang hari “hanya” mencapai 35-40 derajat celsius sedangkan malam hari sekitar 30 derajat sehingga sehingga cukup kondusif bagi jamaah yang melaksanakan ibadah umrah dalam keadaan puasa.

Setiap pribadi muslim pasti bercita-cita untuk ke Masjidil Haram. Selain wajib bagi yang mampu, juga setiap orang yang pernah ke Mekah akan selalu berdoa agar bisa kembali untuk beribadah di Masjidil Haram seperti yang tersirat dalam doa: Allahumma balligna makkata wal madinata wal `arafata warzuknal hajjal mabrur, wardha anna wagfirlana warhamna anta maulana fansyurna `alal kaumil kaafirin. Kota Suci Mekah dengan Masjidil Haramnya merupakan magnit bagi umat Islam. Setiap muslim bercita-cita datang ke Masjidil Haram, minimal sekali seumur hidup. Kalaupun belum bisa, biasanya kita menitip doa kepada orang-orang yang akan berangkat ke Mekah, baik untuk umrah maupun ibadah haji. Ada banyak keutamaan Tanah Haram Mekah, antara lain, beribadah disini sama dengan beribadah seratus ribu kali lipat dari tempat-tempat lainnya di bumi ini (Hadits riwayat Ibnu Majjah).

Keutamaan umrah di bulan Ramadhan adalah pahalanya membandingi haji bersama Nabi Muhammad (Hadis riwayat Muslim dari Ibnu Abbas). Dalam Hadits riwayat Ibnu Majjah dari Ibnu Abbas diterangkan bahwa barang siapa yang menjumpai bulan Ramadhan di Mekah lalu melaksanakan puasa dan salat maka pahalanya sama dengan seratus ribu bulan Ramadhan diluar Mekah. Subhanallah, begtu banyak pahala dan magfirah yang diperoleh di Mekah. Namun keutamaan bulan Ramadhan bukan hanya diperoleh di Kota Mekah. Di mana saja di muka bumi ini bila kita melaksanakan puasa dan semua amalan yang ada di dalamnya maka kita akan memperoleh pahala yang juga besar. Dalam sebuah riwayat hadis Buhori diterangkan, “Man shauma ramadhana imanan wa’tisaban gufiro lahu mataqaddama minzanbi”. Artinya: “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan keikhlasan niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu.”


(Oleh: Hidayat Nahwi Rasul,Sumber Asli: http://www.tribun-timur.com)

KEUTAMAAN HAJI

Oleh: KH.Kasmudi Assidiqi

KH. Kasmudi Assidiqi

Musim haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi. Barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan seasungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal. (QS Al Baqarah (2): 197).

SALAH satu bentuk kasih sayang dan karunia Allah SWT terhadap para hamba-Nya adalah dijadikan bagi mereka musim-musim kebaikan guna meningkatkan kesempurnaan kemanusiaannya serta meraih derajat yang tinggi di sisi Allah SWT. Setelah Ramadhan, kita memasuki musim kebaikan yang lain, yaitu musim haji. Di dalam musim ini ada sepuluh hari pertama Dzulhijjah yang merupakan hari-hari sangat mulia sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:

Tidak ada hari di mana amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari (Dzhulhijjah) ini. Lalu para sahabat bertanya, Ya Rasulullah, tidak tertandingi oleh jihad fi sabilillah sekalipun? Beliau menjawab, (Ya), tidak tertandingi oleh jihad fi sabilillah sekalipun, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa raga dan hartanya, lalu ia tidak kembali dengan apa pun (yakni mati syahid). HR Bukhari.

Orang yang dipilih Allah swt dari ratusan juta kaum muslimin untuk menunaikan ibadah haji adalah orang yang sangat beruntung. Beragam keistimewaan dan keutamaan yang berpuncak pada surga yang menantinya jika ia meraih haji mabrur. Namun, ujian dan cobaan yang mengotori kemabruran hajinya juga tidak sedikit. Dari sekian banyak ujian, ada 3 (tiga) hal yang disebut dalam ayat di atas yang perlu senantiasa diwaspadai oleh jama ah haji, yaitu rafats, fusuq dan jidal.

Sesungguhnya kemunkaran dan hal-hal negatif selama musim haji di tanah suci cukup banyak. Sehingga tidak benar, persepsi sebagian orang bahwa Tanah Suci sepi dari kemaksiatan dan kemunkaran. Ketika Al Quran hanya menyebut tiga hal negatif tersebut, hal ini memberikan pemahaman kepada kita bahwasanya peluang untuk melakukan ketiga perbuatan negatif itu dalam muktamar yang dihadiri jutaan kaum muslimin sedunia dengan beragam warna kulit, bentuk fisik, suku, ras, bahasa dan adat amatlah besar. Sehingga tidak berlebihan jika ada yang berkomentar, bahwa setiap jamaah haji berpotensi untuk berbuat rafats, fusuq dan jidal, baik pra haji, di tengah penunaian berbagai manasik (ritual) haji maupun pasca haji, menjelang kepulangannya ke tanah air misalnya.

Ibnu Jarir dalam kitab Tafsirnya (II/273-279) secara panjang lebar menghadirkan penafsiran para ulama tentang rafats yang dapat disimpulkan, bahwa rafats adalah jima (bersetubuh) dan permulaan-permulaannya seperti bercumbu serta perkataan yang menimbulkan birahi. Lalu fusuq adalah semua bentuk maksiat dan larangan-larangan bagi orang yang berihram. Sedangkan jidal adalah berbantah-bantahan, saling panggil memanggil dengan gelar yang buruk dan debat kusir seperti saling mengklaim bahwa apa yang dilakukan paling baik/benar dan semua perbuatan yang memicu konflik, kedengkian dan permusuhan.

Ketiga hal ini diberi penekanan khusus untuk dijauhi, karena Allah SWT menginginkan jamaah haji untuk melepaskan diri dari segala gemerlap dunia dan tipu dayanya, serta mensucikan diri dari segala dosa dan keburukan. Sehingga terwujudlah tujuan yang diinginkan dari ibadah haji yaitu Tahdzib An Nafs (pensucian jiwa) dan mengarahkannya secara total untuk beribadah kepada Allah SWT semata. Dan hanya jamaah haji yang mampu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan negatif tersebutlah yang diibaratkan Nabi SAW seperti bayi yang baru lahir ke dunia tanpa dosa.

Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang menunaikan ibadah haji, tidak rafats dan berbuat fasik, maka ia keluar dari dosa-dosanya seperti hari di saat ia dilahirkan ibunya.(HR Bukhari dan Muslim) Setelah melarang berbuat keburukan, Allah SWT membangkitkan semangat mereka untuk melakukan kebaikan seraya berfirman, Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Dilihat dan diketahui Allah merupakan penghargaan dan balasan dari Allah sebelum balasan yang sesungguhnya. Sehingga memotivasi seorang mukmin untuk semakin banyak memproduksi berbagai macam kebaikan.

Kunci menjaga haji mabrur

Prof Dr H Muslich Shabir MA, Dosen IAIN Walisongo Semarang, mengatakan haji mabrur merupakan haji yang dilaksanakan dengan niat karena Allah semata, dengan biaya yang halal dan mengerjakan segala ketentuan berhaji dengan sempurna. Haji itu tidak dicampuri pula dengan perbuatan dosa, sunyi dari riya dan tidak dinodai dengan kata-kata kotor (rafats), perbuatan yang melanggar aturan (fusuq) dan tidak berbantah-bantahan (jidal).

Kebalikan haji mabrur adalah haji mardud, yakni haji yang dibiayai dengan dana tidak halal dan yang biasa dimakan juga dari hasil yang haram. Ketika orang yang seperti itu mengucapkan talbiyah, Allah menjawabnya: Tidak ada labbaik dan tidak ada keberuntungan atasmu karena apa yang kamu makan dan apa yang kamu pakai itu haram sedangkan hajimu mardud (ditolak).

Haji mabrur merupakan hasil maksimal yang didambakan oleh setiap jamaah haji karena haji yang seperti itu menjamin pelakunya untuk masuk surga. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dinyatakan bahwa haji mabrur itu tidak ada balasan lain kecuali surga, dan kemabruran haji itu ditandai dengan memberikan makan dan menyebarkan kedamaian.

Namun dalam kenyataannya, untuk memastikan apakah haji seseorang itu mabrur, sangatlah sulit. Belum tentu jamaah haji yang sudah melaksanakan rukun-rukun haji bahkan dengan sempurna, hajinya itu akan mabrur. Haji bukan hanya berkaitan dengan penyempurnaan rukun-rukunnya saja. Kemabruran haji juga dinilai dari pra pelaksanaan, seperti niat melaksanakan ibadah haji, serta lebih penting lagi paska pelaksanaan ibadah haji. Oleh karena itu, melestarikan kemabruran ibadah haji menjadi hal yang sangat penting yang mesti diperhatikan jamaah haji setelah kepulangannya dari Tanah Suci. Secara umum, kemabruran ibadah haji seseorang ditunjukkan melalui perubahan sikap, mental, dan perilaku seseorang hingga menjadi lebih baik dari sebelum melaksanakan ibadah haji dan meningkatnya kualitas ibadah. Seseorang haji yang kembali dari tanah haram, dia akan memulai hidupnya dengan lembaran baru, menapak jalan yang kokoh dalam beribadah, dalam pergaulan dan dalam berakhlak. Maka dia menjadi orang yang tampil beda dengan sikap jujur dalam kerjasama, banyak melakukan kebaikan, mencurahkan amar makruf dan hatinya bersih. Setiap tahunnya, jutaan orang diasah kembali kesadaran dan ingatannya akan kebesaran dan keagungan Sang Khaliq. Mestinya, setiap tahun, jutaan orang di dunia ini menjadi lebih baik perangai sosial, akhlak, dan moralitasnya. Namun kenyataannya di lapangan berkata lain. Kita patut prihatin jika melihat banyak muslim bergelar haji yang tidak menjadi lebih baik dari sebelumnya, seperti para artis, pejabat, ataupun politisi.

Oleh karena itu, jawaban dari pertanyaan, apa yang harus dilakukan seseorang sekembalinya dari ibadah haji? adalah menjaga dan memelihara kemabruran haji dengan mengupayakan peningkatan kualitas keberagamaan, dalam tataran iman, ibadah, amal saleh, maupun akhlak. Kemabruran haji yang telah diperoleh oleh setiap jamaah harus selalu dijaga supaya ia benar-benar bisa mencapai husnul khatimah ketika sakaratul maut. Dengan demikian, dia akan selalu meninggalkan akhlak yang tercela. Ditinggalkannya semua perbuatan yang menyimpang dari hukum Allah maupun hukum negara. Dia jauhi semua yang haram bahkan yang syubhat sekali pun.

Apabila dia seorang pedagang maka dia akan berdagang secara jujur. Apabila dia seorang pejabat, maka dia akan menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya dan menjauhi perbuatan korupsi sekecil apa pun; begitu seterusnya. Untuk menjaga kemabruran haji dalam hal ubudiyah, dapat diaktualisasikan melalui beberapa tahapan, baik ubudiyah yang bersifat mahdhoh (ibadah murni) atau ghairu mahdhoh (ibadah yang tidak murni). Indikasi kemabruran haji dalam hal ubudiyah yaitu adanya peningkatan ibadah dan nampak pada kepribadian seseorang yang berhaji. Bila selama di tanah suci begitu semangat melaksanakan shalat jamaah di masjid, bahkan hampir tidak ada shalat yang tidak dilaksanakan dengan berjamaah, maka sekembalinya dari tanah suci, kebiasaan yang baik itu perlu dilanjutkan. Selain itu, shalat wajib lima waktu akan selalu dilaksanakan tepat pada waktunya dan diusahakan dapat shalat berjamaah di masjid, bahkan ditambah dengan shalat-shalat sunnah.

Ringkasnya, orang yang menyandang predikat haji mabrur akan memulai hidupnya dengan lembaran baru sepulangnya dari Tanah Suci. Sehingga, akan sangat terasa manfaatnya bagi keluarga dan masyarakat. Keluarga akan menjadi lebih damai, teduh, dan bahagia. Masyarakat secara keseluruhan pun akan menjadi masyarakat madani yang selalu sadar terhadap kebesaran Allah SWT. Bagaimana dengan Anda? //**

Sumber: Berita Nuansa

APA HAJI MABRUR ?

Apa sih tanda-tanda hajji mabrur? Salah satu tanda-tanda dari orang yang hajjinya mabrur ialah setelah pulang dari hajji dia selalu mempunyai jiwa senang menolong kepada yang berhak ditolong, hatinya longgar, ’nyegoro’, senang membantu, dan mempunyai jiwa dermawan.ABU HUROIROH meriwayatkan, bahwasanya ketika Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wasallam ditanya, “Manakah amalan yang paling utama?” Beliau menjawab, “Iman kepada Alloh dan Rosulnya.” Ditanyakan kepadanya, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Hajji yang mabrur.”

Sementara, dari Aisyah Rodhiyallohu ‘Anha, ia berkata, “Aku berkata, ya Rosululloh, kami (wanita) menilai jihad itu seutama-utama amalan. Apakah kami tidak jihad? Beliau bersabda, tetapi yang lebih utama daripada jihad adalah hajji mabrur.”


Rowahu al Buhori kitab al Hajj, “Barang siapa yang berhajji karna Alloh kemudian dia tidak menjima’ istrinya (dalam keadaam ihrom) dan tidak melanggar (larangan agama secara umum maupun larangan-larangan dalam hajji) maka dia kembali seperti ketika dilahirkan oleh ibunya.”


Dan berkata Husin (perowi hadits), hajji mabrur itu kalau pulang dari hajji berhati-hati dalam urusan dunia dan senang dalam urusan akhirat.”


Ditanya Rosululloh SAW apakah baiknya hajji? Nabi menjawab: Memberi makan dan baik ucapannya. (Dalam riwayat Ahmad dan al Baihaqi: memberi makan dan menyiarkan salam).


Hajji mabrur, yang hasilnya luar biasa, adalah hajji yang dalam mengerjakannya benar-benar sesuai dengan tuntunan Rosululloh SAW. Dalam suatu hadits yang diriwayatkan al Baihaqi an Jabar, Rosululloh bersabda, “Ambillah diriku (Nabi) tentang ibadah hajji kalian, barangkali setelah tahun ini saya tidak melihat kalian..” Jadi kesimpulannya:

  1. Orang yang hajjinya mabrur ialah orang yang hajjinya sesuai dengan tuntunan Rosululloh SAW.
  2. Orang yang hajjinya mabrur ialah orang yang hajjinya tidak dicampuri dengan pelanggaran-pelanggaran, tidak dicampuri dengan dosa-dosa.
  3. Orang yang hajjinya mabrur ialah orang yang dalam hajji dan setelah pulang dari hajji selalu mempunyai jiwa senang menolong kepada yang berhak ditolong, hatinya longgar, nyegoro, senang membantu, dan mempunyai jiwa dermawan.
  4. Orang yang hajjinya mabrur ialah orang yang meningkat akhlak budi pekertinya yang luhur, sopan santun dan andap asornya meningkat, tata kramanya meningkat, yang semuanya itu ditandai dengan ucapannya yang baik dan lemah lembut.
  5. Orang yang hajjinya mabrur ialah orang yang setelah pulang dari hajji dalam urusan dunia tambah mutawari’, tambah zuhud, tambah hati-hati, lebih menjaga tentang halal-harom, haq dan bathil, sah dan tidak sah, melanggar dan tidak melanggar, sehingga urusan dunianya tidak mempengaruhi/merusak ibadahnya. Dalam urusan ibadah dia lebih bersemangat, lebih nggedodor, lebih methithi, lebih dipolkan lagi daripada sebelum hajji.

Untuk itu bagi umat Islam yang sudah bisa melaksanakan ibadah hajji semestinya bisa menjadi semakin banyak syukur kepada Alloh, karena sudah di-qodar oleh Alloh bisa memenuhi kewajiban ibadah hajji. Perhatikanlah firman Alloh dalam surat Ali Imron ayat 97, “Dan bagi Alloh wajib atas manusia hajji ke Baitulloh yaitu bagi yang sudah mampu jalannya.”

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Muslim, Rosululloh SAW bersabda, “Wahai manusia, sesungguhnya Alloh telah mewajibkan hajji kepada kalian, maka berhajjilah.”

Umat Islam yang sudah melaksanakan ibadah hajji berarti mereka sudah mendapatkan kefadolan-kefadolan hajji, antara lain:

Mereka telah menjadi tamu kehormatan dari Alloh (dluyufur rohman) sesuai dengan sabda Rosululloh (rowahu Ibnu Majjah), “Orang-orang yang hajji dan orang-orang yang umroh itu menjadi tamu Alloh. Jika mereka berdoa kepada Alloh maka Alloh mengabulkan doa mereka, dan jika mereka mohon ampun kepada Alloh maka Alloh mengampuni kepada mereka.”

 Rowahu Al Baihaqi: “Ya Alloh ampunilah orang yang hajji dan orang yang didoakan ampunan oleh orang yang hajji.” RowahuThobroni: “Diampuni orang yang hajji dan orang-orang yang didoakan ampunan oleh orang yang hajji.Orang yang hajji itu doanya maqbul, pahala atas biaya yang telah dikeluarkan untuk hajji dilipat-gandakan, dan biaya yang telah dikeluarkan untuk hajji diganti oleh Alloh, dan dihilangkan kefakirannya.Sabda Rosululloh SAW rowahu Al Baihaqi: “Orang-orang yang hajji dan orang-orang yang umroh itu menjadi tamu Alloh, jikamereka minta pasti diberi, dan jika mereka berdoa pasti dikabulkan, dan jika mereka mengeluarkan biaya untuk hajji pasti diganti.Rowahu Ahmad wa Thobroni: “Biaya dalam hajji itu seperti biaya dalam sabilillah (dilipatkan 700 kali lipat).Rowahu Thobroni wal Bazar: “Orang yang hajji tidak akan al im’aru sama sekali, ditanyakan kepada Jabir apa yang dimaksud  al im’aru? Jabir menjawab: melarat.Rowahu Tirmidzi: “Ikutkanlah antara hajji dan umroh karena keduanya itu menghilangkan fakir dan dosa seperti ububan         menghilangkan kotoran besi, emas dan perak, dan tidak ada pahala hajji mabrur kecuali surga.

Orang yang hajji mendapatkan lipatan pahala Tanah Harom, yaitu satu kebaikan yang dikerjakan di Tanah Harom sama dengan 100.000 kebaikan yang dikerjakan di luar Tanah Harom (hadits rowahu Ibnu Khozimah wal Hakim).Sholat di Masjidil Harom lebih baik dan lebih utama 100.000 kali dibandingkan dengan sholat yang dikerjakan di luar Masjidil             Harom walaupun masjid-masjid lain itu sama-sama di Tanah Harom Mekah (hadits rowahu Ibnu Majjah).Towaf di Baitulloh mendapatkan 60 rohmat (hadits rowahu Thobroni). Towaf di Baitulloh pahalanya seperti pahala memerdekakan satu orang budak. Setiap kali orang towaf, ketika mengangkat kakinya yang satu dan meletakkan kaki yang lainnya di bumi, maka dihapuslah satu kesalahannya dan ditulislah baginya satu kebaikan. Mengusap hajar aswad dan Rukun Yaman maka dihapus kesalahannya (hadits rowahu at Tirmidzi).Sholat dua rokaat di belakang maqom Ibrohim setelah towaf pahalanya seperti pahala memerdekakan seorang budak. Sa’i antara Sofa dan Marwah pahalanya seperti pahala memerdekakan 70 orang budak. Wuquf di Arofah semua dosanya diampuni oleh Alloh walaupun dosa-dosanya sebanyak hitungan pasir atau sebanyak hitungan tetesan hujan dari langit, atau dosanya sebanyak hitungan buih di lautan.Melempar jumroh pahalanya setiap kali lemparan batu menghapus satu dosa besar. Adapun menyembelih hadyu di hari nahr  merupakan simpanan/tabungan di sisi Alloh. Dan mencukur rambut kepala ketika tahallul setiap satu rambut yang dicukur  pahalanya mendapat satu kebaikan dan dihapus satu kesalahan (hadits rowahu at Thobroni wal Bazzar).Jadi ibadah hajji disamping secara umum pahalanya jelas maka setiap bagian-bagian manasik hajji juga ada pahalanya  sendiri-sendiri.Orang yang melaksanakan ibadah hajji bisa berdoa di tempat-tempat mustajabah yang tidak ada di luar Makkah Madinah dan sekitarnya, seperti berdoa di Multazam, berdoa di Maqom Ibrohim (setelah sholat 2 rokaat sehabis towaf), berdoa di Shofa dan Marwah, berdoa di Arofah pada sore hari ketika wuquf, berdoa di Mash’ar al Harom Musdzalifah dan tempat-tempat lainnya. Orang yang berhajji secara langsung sudah membuktikan adanya tempat-tempat bersejarah dalam perkembangan Islam sehingga hatinya semakin mantab, keimanannya semakin bertambah, keyakinannya semakin meningkat, dan sudah tahu sendiri Makkah-Madinah sebagai sumber tempat keluarnya syari’at Islam.


Masih banyak lagi kefadolan-kefadolan ibadah hajji lainnya yang tidak tertulis di sini. Semoga Alloh paring manfaat dan barokah.

Manfaat Umroh di Usia Muda

Liputan6.com, Jakarta Menunaikan ibadah umroh di usia muda tentu menjadi impian kebanyakan orang. Namun, tak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengunjungi tanah suci di usia muda, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam hal finansial.

Sudah bukan rahasia lagi, untuk melaksanakan umroh rata-rata biaya yang dibutuhkan sekitar 20 jutaan, belum lagi mereka yang tinggal di daerah butuh biaya tambahan untuk transportasi. Jangan berkecil hati untuk Anda yang terkendala karena biaya, sebab kesempatan selalu ada bagi mereka yang berusaha dan bersungguh-sungguh.

Sebagai umat muslim, umrah tentu menjadi ibadah yang ingin segera dilaksanakan. Namun biayanya yang cukup menguras kantong seringkali menjadi hambatan. Oleh karena itu, banyaknya kebutuhan membuatmu harus pintar membagi pengeluaran agar seluruhnya bisa terjamin.

Biaya umrah yang cukup tinggi memang menyebabkan umat muslim menundanya. Nggak heran banyak yang baru bisa melakukan ibadah tersebut saat udah berumur. Lantas, anak muda cenderung mengasosiasikan ibadah umrah dan haji dengan usia lanjut. Padahal sebenarnya pergi umrah di usia muda ini bagus banget lho.

Sebagai umat muslim, umrah tentu menjadi ibadah yang ingin segera dilaksanakan. Namun biayanya yang cukup menguras kantong seringkali menjadi hambatan. Oleh karena itu, banyaknya kebutuhan membuatmu harus pintar membagi pengeluaran agar seluruhnya bisa terjamin.

Biaya umrah yang cukup tinggi memang menyebabkan umat muslim menundanya. Nggak heran banyak yang baru bisa melakukan ibadah tersebut saat udah berumur. Lantas, anak muda cenderung mengasosiasikan ibadah umrah dan haji dengan usia lanjut. Padahal sebenarnya pergi umrah di usia muda ini bagus banget lho.

Berikut ini ada beberapa kiat yang bisa Anda lakukan agar bisa berangkat umroh di usia muda.

1. Ikuti Tabungan Rencana di Bank

Niat ke tanah suci bisa segera dimulai dengan membuka rekening tabungan rencana berjangka atau Taka di bank. Bank akan secara otomatis menarik dana dari rekeningmu setiap bulan setiap tanggal tertentu.

Misalnya, dengan target dana Rp 20 juta, dan kemampuan menabung setiap bulan sebesar Rp 750 ribu, berarti Anda akan menabung sekitar 2 tahun lamanya. Anda bisa menabung di bank yang Anda percayai baik di bank umum maupun syariah. Namun, akan lebih baik jika menabung di bank syariah karena tujuan tabungan ini untuk keperluan ibadah. Dalam tabungan rencana ini, biasanya bank akan memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dari tabungan biasa. Jadi manfaatkanlah tawaran dari bank agar Anda cepat mencapai target dana tersebut.

2. Menabung di Deposito Syariah

Tidak berbeda jauh dengan menabung di tabungan berjangka, uang pokok di deposito syariah akan aman dari gonjang-ganjing pasar keuangan. Dana dan bunga tersebut tidak akan berkurang. Sebab pemerintah akan menjamin simpanan tersebut, sepanjang nilainya tidak lebih dari Rp 2 miliar dan bunga yang diberikan tidak melebihi batas atas bunga simpanan yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan.  

3. Tambah Sumber Penghasilan

Setelah membuat rencana keuangan, ternyata menabung Rp 750 ribu tiap bulan cukup berat dilakukan. Anda perlu mulai mencari-cari penghasilan tambahan. Simpan gaji dari kerja sampingan ini di rekening khusus untuk biaya umrah. Pisahkan mana uang untuk kebutuhan hidup dan mana yang dikhususkan untuk umrah.

Misalnya gaji dari penghasilan utamamu untuk membayar kebutuhan primer dan sekunder. Maka uang dari kerja sampingan tak akan terusik dan bisa difokuskan untuk biaya umrah.

4. Umrah Hemat Murah atau Backpacker yang Lebih Murah

Jika tak sanggup menabung bertahun-tahun, kamu wajib melirik UMROH HEMAT dengan Hotel Bintang 3*** yang murah atau umrah backpacker. Umroh backpacker tengah menjadi tren saat ini sebab biaya umroh bisa ditekan sampai lebih dari 25 persen. Keuntungan lainnya adalah kamu bisa bepergian secara bebas dan fleksibel, lebih murah dibandingkan harga agen.

Umrah backpacker dapat dilakukan dengan mencari akomodasi saat promo hingga terbang dari negara tetangga. Untuk membekali diri, bergabunglah dengan kelompok atau komunitas umrah backpacker untuk mencari info lebih dalam dan tips umrah. Pastikan juga, Anda backpacker ke sana dengan rekan muhrim, agar lebih aman.

7 Manfaat Beribadah Umroh di Usia Muda :

1. Mengasah Jiwa Petualang

Kata orang jiwa muda adalah jiwa petualang. Tak jarang mereka yang masih berusia muda ingin merasakan sensasi umroh murah tanpa travel agent atau popular dengan istilah umroh backpacker. Jika mesti menuruti prosedur standar, beribadah umroh dari Indonesia mestilah melewati travel agent atau Biro Umroh resmi yang mendapatkan izin di Kementrian Agama.

Hal ini diakibatkan karena visa umroh tidak dapat didaftarkan secara perseorangan. Tapi Anda bisa mengatur sendiri penggunaan tiket pesawat dan akomodasi hotel selama di tanah suci (beberapa jamaah malah memanfaatkan pelataran masjid sebagai tmpat beristirahat). Banyak jalan menuju tanah suci, sekaligus mengembangkan semangat jiwa petualang yang positif. Lebih baik lagi apabila pesawat Anda transit di negara ketiga, yang merupakan bandara asal maskapai tersebut. Selain harga tiket yang murah, anda pun bisa menikmati extra jalan – jalan berpetualang

Untuk mempermudah perjalanan dan menghemat ongkos transportasi lokal, pilihlah penerbangan yang bandara ketibaannya sangat dekat dengan Mekkah (karena di Mekkah tidak terdapat bandara), yakni Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Bandara ini juga dapat dijadikan lokasi Miqat atau tempat menyimak niat umroh dan mengawali ihram.

Untuk menuju ke Mekkah Anda dapat menggunakan sarana transportasi umum seperti taxi atau bus Saptco dengan ongkos cukup dengan 30 riyal. Atau ketika kamu berada di Madinah, bisa memanfaatkan sarana Bus Tingkat Madinah untuk berziarah dan city tour seputar tempat bersejarah di Kota Suci Madinah

2. Mimiliki Kemampuan Fisik Yang Fit Dan Prima

Selain memanjaatkan do’a dan keinginan kita di “rumah” Sang Maha Pencipta, Hampir 70 % dari kegiatan ibadah umroh memerlukan kegiatan fisik. Melakukan Ibadah umroh membutuhkan kemampuan fisik yang fit dan prima. Karena disana kita akan melakukan aktifitas aktifitas yang padat dan yang pasti sangat menguras tenaga. Misalnya kita thawaf mengelilingi kakbah bersamaan dengan jemaah-jemaah lain yang badanya tegap dan keker, melakukan lari-lari kecil di dari safa ke marwa, itu akan sangat-sangat menguras tenaga kita.

Jadi kita harus mempunyai tenaga ekstra. Pada saat mengelilingi kakbah itu berdesak-desakan dengan tidak jarang dihadapkan pada cuaca sangat panas maupun dingin yang ekstreem. Sehingga banyak jamaah umroh yang sudah berumur sering merasa kelelahan. Kalau kita umroh di usia muda kan tenaga kita masih fit prima. Insya Allah pelaksanaan Beribadah Umroh di Usia Muda pun akan lebih maksimal

3. Memberi Pengalaman Hidup Dan Ilmu Keagamaan

Sepulang dari tanah suci membuat diri kita banyak mendapatkan pengalaman dan ilmu yang berguna untuk diri kita maupun untuk orang lain. Dan memberikan memberikan pengaruh positif untuk orang lain, serta dalam menjalankan kehidupan sehari hari kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik

Setiap jamaah umroh yang pulang dari tanah suci akan membawa “oleh – oleh” berupa kisah perjalanan yang Insya Allah dapat menginsprasi dan memotivasi orang lain untuk turut beribadah kesana.

4. Menyumbangkan Tenaga Kita Pada Saat Kita Berada Di Tanah Suci

Di saat kita melakukan ibadah umroh di tanah suci dengan BIRO UMROH, pasti dalam rombongan yang beribadah umroh bukan hanya anak muda, namun juga banyak anak dan orang tua pun juga bayak yang melakukan umroh dalam satu rombongan.

Di sinilah kita bisa membantu anak dan orang tua di saat meraka mengalami kesulitan saat berada di tanah suci dalam bidang apapun. Misal di saat mengelilingi ka’bah banyak orang tua yang tidak kuat jadi kita bisa membantunya dengan menuntunnya, atau bentuk bantuan lain. Tentu saja ini akan menambah pahala amal ibadah kita saat beribadah umroh

5. Melihat Orang Orang Yang Sangat Taat Terhadap Agama Islam

Soal kataqwaan memang itu tidak dapat dinilai dari sisi luar saja, namun setidaknya di Tanah Haram kamu akan disuguhi pemandangan orang – orang yang taat beribadah dari berbagai penjuru dunia. Terkadang mereka bedoa sampai menitikkan air mata, seraya “curhat” tentang segala permasalahan dan permohonan. Pada titik inilah kita berada sangat dekat dengan Allah SWT. Mereka berdo’a di depan Ka’bah, namun yang pasti mereka tidak menyembah ka’bah

Di tanah suci juga kamu akan melihat orang-orang arab saudi yang sangat disiplin dalam hal ibadah. Saat adzan berkumandang mereka akan segera menutup toko – toko mereka dan segera pergi ke masjid untuk menunaikan shalat. Hal ini kita dapat mencontoh dari sikap mereka yang mendahulukan pelaksanaan ibadah daripada beraktifitas lainya. Bahkan Mall pun dijadikan tempat sholat. Sebuah pemandangan yang sangat langka

6. Memohon Jodoh Dan Memohon Masa Depan Yang Cerah

Salah satu hajat keinginan yang banyak diutarakan oleh jamaah umroh yang berusia muda dan masih jomblo adalaj keinginan kuat untuk Memohon Jodoh dan Memohon Masa Depan yang cerah. Namun perlu diingat, banyak MITOS SESAT JABAL RAHMAH.

Dimana tempat yang merupakan pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa disebut tempat meminta jodoh. Bahkan tak jarang para jamaah haji dan umroh seringkali mencoret – coret tugu jabal rahmah dengan nama mereka. Sangat di sayangkan dan sebuah tindakan bodoh yang malah merusak makna dari ibadah umroh sendiri

Jika kita ingin berdo’a Memohon Jodoh dan Memohon Masa Depan yang cerah menurut beberapa hadist bukan di Jabal Rahmah tempatnya. Namun tempat mustajab yang paling utama itu bernama Multazam disamping di hijir Ismail dan dibelakang Maqam Ibrahim. Dengan berdoa di ka’bah dan masjidil Haram InsyaAlah akan mengabulkan doa doa kita. Kita bisa memohon agar kita segera diberikan jodoh yang solih atau soleha. Dan yang pasti bisa mempunyai masa depan yang cerah. Amiin

7. Perubahan Hidup Yang Positif Yang Akan Dialami Sepulang Umroh

Sepulang dari tanah suci teman-teman akan mengalami perubahan positif atas izin allah swt. Dan kita juga akan lebih memanfaatkan hidup kita ini untuk beribadah. Dan yang pasti kita akan meninggalkan hal- hal yang buruk yang dahulu pernah kita lakukan sebelum kita pergi ke tanah suci.

Selagi umur kita masih muda, mumpuni secara fisik dan mental termasuk finansial ayo teman-teman pergilah ke tanah suci untuk mendekatkan diri kepada allah SWT. Janganlah kamu menyia-nyiakan waktu untuk beribadah. Karena Allah akan melipatgandakan rezeki kita jika kita berangkat ke tanah suci dengan hati yang tulus, ikhlas dan semata mata karena Allah SWT

Selain stamina masih fit dan waktu untuk memperbaiki diri masih lama, banyak hal seru dan selaras dengan semangat mudamu yang bisa dilakukan selama umrah lho. Penasaran apa aja? Langsung aja yuk simak!

1. Banyak hal seru yang bisa kamu lakukan tapi dihitung ibadah. Misalnya aja memberi makan burung di jalan menuju Masjidil Haram

Seperti di negara lain, banyak terdapat burung-burung bebas terbang dan berkeliaran di tanah suci. Apalagi di jalan-jalan menuju Majidil Haram nih, kamu bisa menikmati pemandangan indah ini. Kamu pun bisa memberi makan mereka. Tanpa disadari hal itu merupakan ibadah lho, nggak menyangka ya! ;D

2. Usia muda adalah masa di mana kamu lagi galau dalam banyak hal. Nah manfaatin deh memohon pencerahan hidup dan jodoh

Biasanya tujuan kenapa mau pergi umrah agar apa yang diinginkan bisa cepat terkabul. Nah karena usia muda masih sering galau dalam berbagai hal, tentu banyak keuntungan yang kamu dapatkan saat umrah. Yah berdoa ingin mendapat pencerahan hidup dan meminta jodoh nggak ada salahnya dong?

3. Nggak ada larangan beli barang kebutuhan di sana. Mumpung masih muda, punya banyak tenaga untuk tawar-menawar harga

Namanya juga ibadah sekaligus wisata religi, nggak ada salahnya menyempatkan waktu berbelanja. Apalagi kalau ada barang yang nggak dibawa, jangan ragu beli di sana deh. Lagipula di usia muda ini kamu punya banyak tenaga untuk menawar harga. Jadi, manfaatkan dengan baik ya berbelanjanya!

4. Karena kerabat di Tanah Air banyak, bikin aja kuis di medsos biar kamu nggak pusing bagi oleh-olehnya. Siapa yang menang, dia yang dapat!

Saat mengetahui kamu umroh, pasti banyak kerabat yang udah menantikan oleh-oleh nih. Karena kerabat kamu pun banyak, biar adil iseng aja bikin kuis di media sosial (medsos). Siapa yang beruntung tentu dia yang akan memenangkannya! Hehe.

5. Doa sambil menatap Ka’bah secara langsung adalah impian setiap muslim. Bacakan doa juga buat mereka dengan bikin tantangan

Doa menghadap Ka’bah menjadi salah satu terindah yang kamu lakukan selama umroh. Untuk itu, nggak ada salahnya berbagi kesempatan itu dengan kerabat. Karena masih banyak yang belum bisa umrah, nggak ada salahnya membacakan doa untuk mereka.

Kamu juga bisa lho mendoakan mereka secara spesifik sesuai permintaan. Kayak yang dilakukan artis Fiona Facru nih – mengadakan tantangan kepada para followes-nya di migme. Nggak usah ribet-ribet, persyaratannya hanya dengan nge-like, share post, dan tuliskan doa yang ingin dibacakan aja. Berbagi keseruan umroh dengan kerabat via migme menyenangkan banget ya! ;D

Nah, gimana? Seru banget kan ternyata umroh saat usiamu masih muda. Mulai sekarang mari rajin menabung dan perbanyak ibadah agar keinginan satu ini cepat terealisasi. Semangat ya!

PENYEMBUHAN DALAM UMROH & HAJI

MANFAAT HAJI DAN UMRAH BAGI KESEHATAN

Sebagai muslim, tidak ada jalan yang lebih baik selain kembali kepada Al-quran dan sunnah Rasul. Hal ini mudah pula disadari karena Al-quran dibuat oleh Allah swt. Untuk keselamatan ciptaan-Nya. Umrah dan haji adalah ibadah yang diperintahkan Allah dan diajarkan oleh para Rasul. Ibadah ini dimulai sejak Nabi Adam as. manusia pertama yang menginjakkan kaki di dunia ini, membangun Ka’bah di Makkah.
Orang-orang yang mengerjakan ibadah haji dan umrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memberi kepada mereka apa yang mereka minta, dan dia mengabulkan semua doa mereka, kemudain dia akan mengganti semua harta mereka yang mereka belanjakan untuk-Nya, satu dirham menjadi sejuta dirham.
Berdasarkan janji untuk mengabulkan semua permintaan tersebut, menarik sekali melihat sisi kedokteran dari rukun penghabisan ini.

Masa pelaksanaan ibadah haji adalah beberapa hari di bulan dzulhijjah. Tempat pelaksanaannya adalah Makkah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ritualnya dimulai dengan mengambil niat pada saat miqat, ihram, selama menunaikannya; thawaf di baitullah; sa’i diantara shafa dan marwah; wukuf di Arafah; mabit, bermalam di Muzdalifah dan Mina; melontar jumrah di Mina, dan tahallul, bercukur di akhirnya.
Tahap awal yang harus kita lakukan sebelum menjalani rukun-rukun ibadah haji dan umrah adalah niat. Niat adalah rukun yang tidak bisa ditinggalkan atau ibadahnya tidak sah apabila rukun ini ditinggalkan.
Niat terletak di prefrontal cortex, disanalah dilakukan pertimbangan untuk merencanakan perbuatan, sebagai komponen yang mengarahkannya secara sadar, untuk melakukan sesuatu atau tidak. Sistem pengambilan keputusan bekerja sangat cepat yaitu dalam hitungan sepersekian detik. Ia dimulai dari daerah visual cortex (penglihatan yang melihat sebuah benda). Masukan ini dikirim ke visual association area (memori penglihatan) untuk dilacak. Sementara itu dari auditory cortex (pendengaran), termonitor bunyi yang dilacak di auditory association area (memori bunyi). Semua informasi ini diolah di processing of multisensorial information (prosesor memori terpadu).

Kesimpulannya, suatu mobil berkecapatan tinggi sedang melaju kearahnya, dikirim ke prefrontal cortex untuk menetapkan niat dan membuat perencanaan sikap.
Dengan pertimbangan yang dilakukan oleh akal dan nafsu, niat diambil dan perencanaan dibuat. Perintah dikirimkan ke broca’s area (antisipasi) dan motor association cortex untuk melakukan tindakan yang memadai. Niat berdasarkan ilmu dan informasi yang memadai, memudahkan amal untuk istiqamah. Selain itu memudahkannya dengan menetapkan hati.
Secara umum, ada pengobatan yang dapat diambil dari rukun-rukun haji, semuanya itu dapat terjadi jika setiap rukun dilakukan dengan khusyuk dan sungguh-sungguh, yaitu:

1. RUQYAH MANDIRI

Ada banyak fenomena orang yang menderita penyakit yang sembuh setiap hari karena ruqyah ( membaca al-Qur’an & doa Rasulullah). Kita tidak bisa menolaknya, karena kesembuhan itu benar-benar terjadi. Ini juga terjadi pada diri saya saat membaca ayat-ayat tertentu untuk penyakit tertentu, dan penyakit tersebut pun sembuh!

Setelah melakukan riset, maka salah satu hasil terpenting dari riset yang berlangsung selama beberapa tahun ini adalah: Dalam setiap ayat al-Qur’an Allah meletakkan daya penyembuh untuk penyakit tertentu apabila ayat-ayat ini dibaca dengan bilangan (pengulangan) tertentu.

Pada dasarnya, ketika kita mengamati alam di sekitar kita, maka kita menyadari bahwa setiap satuan atom itu bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom itu adalah bagian dari metal, air, sel, atau apapun. Ini adalah fakta ilmiah.

Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel. Setiap sel terbuat dari jutaan atom, dan setiap atom terbentuk dari nukleus positif dan elektron negatif yang mengelilinginya. Karena rotasi ini, medan elektromagnetik dihasilkan, sama seperti medan-medan yang dihasilkan oleh suatu mesin.

2. TERAPI DZIKIR

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: أَنَا مَعَ عَبْدِي حَيْثُمَا ذَكَرَنِي وَتَحَرَّكَتْ بِي شَفَتَاهُ. (صحيح البخارى)
Allah berfirman: “Aku akan selalu bersama hamba-Ku selama kedua bibirnya bergerak-gerak ber-dzikir kepada-Ku”. (Hadis Qudsi, Shahih Al-Bukhari).

Terapi dzikir adalah Penyembuhan gangguan emosi dan phisik dengan membawa penderita ke suatu keadaan hati yang ikhlas. Rukun-rukun yang masuk dalam pengobatan ini meliputi thawaf, sa’i, wuquf dan melontar. Kesemuanya itu bisa ruqyah mandiri diri sendiri jika mampu mencapai taraf khusyuk, Ikhas dan Pasrah. Perubahan itu terjadi ketika mata berkonsentrasi memperhatikan sesuatu yang tidak terlihat. Telinga sesak dengan alunan tasbih dan zikir yang menderu. Kaki melangkah dengan gerakan tertentu mengikuti manusia berseragam ihram dan bertelanjang kaki lainnya.
Adapun ruqyah mandiri bermanfaat untuk berbagai penyakit itu antara lain:

  • Kelainan jantung dan pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
  • Kanker, nyeri pada kanker.
  • Penyakit pencernaan, infeksi usus dan sakit maag.
  • Dismenorea (rasa sakit ketika sedang haidh).
  • Penyakit kulit seperti atopic dermatitis, acne, allergic reactons, warts, urticaria, neurodermatitis, dan sebagainya antara lain asma, rematik sendi, sakit kepala, kencing manis, kegemukan, penyakit gondok dan hipoglikemia.

3. ENERGI TUBUH
Kekuatan untuk hidup (life force), sesuatu bio-energi yang tidak terlihat untuk mempertahankan kehidupan dan menjaga agar tubuh tetap sehat. Energi ini adalah suatu kekuatan yang berasal dari benda yang memiliki energi yang secara tidak langsung bisa membuat tubuh menjadi sehat. Dalam hal ini yang termasuk pada energi adalah baitul, Hajar as.wad, maqam Ibrahim, safa dan marwah, Arafah, mabit, dan jumrah.

  1. Baitullah adalah tempat yang pertama kali dibangun Nabi Adam as. yang menjadi sumber prana ilahiyah yang pertama.
  2. Hajar aswad, ada tiga hal yang mengisyaratkan kemampuan pemberian prana oleh Hajar aswad. Pertama, hadis Nabi yang menyatakan bahwa Hajar aswad mempunyai kemampuan menyerap penyakit. Kedua, kemampuan itu menyebabkan batu yang dulunya berwarna putih menjadi berwarna hitam. Ketiga, adalah posisinya berada lingkaran gerakan thawaf dan menjadi titik permulaan gerakan thawaf.
  3. Maqam Ibrahim disebut prana ilahiyah arena ia bersia ribuan tahun, menyatu dengan tapak kaki Ibrahim, dan dipelihara oleh Allah swt.. Juga setiap saat menyerap prana para peziarah yang shalat disana dan terus menumpuk sampai jutaan muslim di setiap umrah dan haji.
  4. Safa dan marwah adalah tempat dikala Hajar dan Ismail ditinggalkan oleh Ibrahim as. di padang pasir arab. Diiringi oleh tangis Ismail as. yang kehausan, Hajar berlari bolak-balik antara safa dan marwah.
  5. Arafah, di Arafah (Jabal Rahmah) inilah tempat pertemuan Adam dan Hawa. Dari kejadian itu mudah diduga bahwa mekah dan Arafah adalah pusat prana dunia karena ketiga sumbernya yaitu matahari, udara dan bumi bermula dari sana.
  6. Mabit adalah bermalam di Muzdalifah. Mabit dibutuhkan untuk menyeimbangkan tubuh dan jiwa , meresap matan positif prana dan memilah muatan negatif untuk dibuang keluar waktu melontar jumrah.

Energi Allah yang ada dialam semesta dapat menyembuhkan tiga golongan penyakit, yaitu:

  1. Penyakit ringan seperti sakit kepala, sakit gigi, batuk, sakit tenggorokan, demam, sakit perut, mencret, dismenorea, nyeri otot, terkilir, dan luka bakar ringan.
  2. Penyakit berat, seperti TBC, tekanan darah tinggi, sakit jantung, hepatitis, mioma, kista, migren, radang sendi, dan sawan.
  3. Sakit jiwa, seperti stres, tension, anxiety, depresi, fobia, paranoid, skizofrenia.

4. THAWAF & SA’I

Memperoleh Dahsyatnya Energi Thawaf
Dalam praktik ibadah haji dan umrah, thawaf merupakan rukun yang tidak bisa ditinggalkan. Selain sebagai ibadah, thawaf memiliki keutamaan dan energi yang sangat dahsyat. Adapun efeknya, hanya bisa dirasakan oleh masing-masing individu sesuai kualitas dan pengalaman ibadahnya.

Contohnya ialah sebagaimana diungkapkan oleh Zainurrofieq di dalam bukunya, Mukjizat Ka’bah. Di dalam bab Thawaf, ia bercerita sebagai berikut.

“Di dalam perjalanan ibadah umrah, saya dipertemukan dengan seorang kyai yang sedang melakukan kebiasaan yang tidak lazim di Masjidil Haram. Namun, saya justru melihatnya sebagai kebiasaan yang luar biasa. Ia selalu melafalkan doa dan daftar cita-cita atau harapannya dalam satu kali thawaf.

Saat saya bertemu dengannya, ia baru melaksanakan thawaf yang ketiga puluh tujuh. Berarti, ia telah melakukan 259 putaran (37 x 7 = 259). Setiap selesai tawaf sebanyak tujuh keliling, ia akhiri dengan shalat dua rakaat. Kemudian dilanjutkan tawaf lagi dengan niat baru. Begitu seterusnya.

Pelaksanaan tawaf itu hanya terpotong saat shalat dan perutnya sudah terasa lapar. Bahkan, ia pernah hampir 24 jam penuh melakukan thawaf, kecuali saat shalat. Ia menyatakan, dengan kebiasaannya ini, segala yang ia inginkan ketika pulang dari Tanah Suci, alhamdulillah selalu tercapai dan berhasil.”

Ibadah thawaf adalah salah satu ibadah istimewa dalam pelaksanaan ibadah haji. Sangat pantas apabila Pak Kyai itu sangat memanfaatkan keberadaannya di Tanah Suci untuk melakukan thawaf sambil berdoa dan mencurahkan semua keinginannya kepada Allah SWT. Pasalnya, siapa pun yang melaksanakan tawaf, akan merasa sangat dekat dengan Allah SWT.

Dikisahkan bahwa ibadah pertama kali yang dilakukan Nabi Adam setelah turun dari langit adalah thawaf. Lalu, para malaikat menemuinya sambil berkata, “Semoga ibadahmu mabrur wahai Adam, dan kami pun telah melakukan tawaf di Baitullah ini sejak dua ribu tahun sebelum kamu.” Demikian diceritakan Muhammad bin Munkadir.

Begitu pula ketika para malaikat merasa bersalah karena telah membantah Allah SWT, mereka segera berthawaf untuk menebus kesalahannya. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa melakukan thawaf di Baitullah maka Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan satu keburukan bagi setiap langkahnya.” (HR Al Azraqy).

Dalam Hadits yang lainnya, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya pada setiap hari, Allah menurunkan 120 rahmat, 60 untuk orang-orang yang berthawaf, 40 untuk orang yang shalat, dan 20 lagi untuk orang yang memandangi Ka’bah.” (HR Al Azraqy)

Di dalam lafaznya, makna kebaikan dan rahmat masih bersifat umum. Kebaikan ini meliputi kebaikan dunia – akhirat dan lahir – batin. Kebaikan ini bisa berupa energi dahsyat yang memancarkan kekuatan pada diri Anda. Karenanya, segala aspek yang akan menghalangi keinginan, cita-cita, dan kesuksesan Anda menjadi luluh.

Ka’bah adalah sebagai pusat konsentrasi ibadah shalat, karena menjadi arah kiblat. Ka’bah juga telah mendapatkan perlakuan istimewa dari Allah dan makhluk-makhluknya.

Di dalam sejarah Ka’bah. Tidak pernah ada seorang pun yang berhasil ketika hendak berbuat jahat terhadap Ka’bah. Karena sesungguhnya Ka’bah mempunyai pemilik yang akan mendengarkan.

BERJALAN KAKI

Ditinjau dari ilmu kesehatan ada 8 Penyakit Yang Bisa Sembuh Dengan Berjalan Kaki.

Berjalan kaki ternyata manfaatnya banyak sekali. Jika selama ini anda belum terbiasa atau malam untuk berjalan, maka sebaiknya anda pikirkan kembali. Menurut satu penelitian, berjalan bisa mengurangi 8 jenis penyakit. Bahkan bisa menyembuhkan penyakit tersebut tanpa harus mengeluarkan uang.

Mulai sekarang rajin-rajinlah berjalan dan rasakan manfaatnya. Berikut 8 jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan berjalan kaki:

  1. Serangan Jantung:
    Berjalan dapat mengurangi risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner) agar menjadi segar dan berfungsi normal memompa darah tanpa henti. Berjalan dengan cepat bisa mengalirkan darah ke dalam jantung. Dengan sering berjalan, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spans penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki agak cepat. Minimal lakukan jalan kaki agak cepat ini 5 kali seminggu. Tidak banyak cara di luar ini yang dapat mengobati penyakit seperti ini. Berjalan dengan cepat bisa menurunkan risiko serangan jantung.
  2. Stroke: Satu penelitian dilakukan kepada 70 ribu pasien di Harvard School of Public Health yang bekerja sambil berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu. Hasilnya resiko terserang stroke menurun hingga dua pertiga.
  3. Membakar Lemak: Rutin berjalan kaki akan meningkatkan metabolisme tubuh. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang tersimpan di dalam tubuh akan ikut terbakar, kemudian kenaikan berat badan tidak terjadi.
  4. Melangsingkan Badan: Jika Anda kelebihan berat badan, mulailah untuk rutin berjalan. Pergerakan kaki hingga seluruh tubuh mampu menurunkan berat badan dan lemak yang ada terutama diperut. Lemak anda akan terkikis. Lakukan berjalan kaki secara rutin selama satu jam.
  5. Kanker: Gejala kanker akan lenyap dengan sendirinya jika kita rajin jalan kaki. Kanker yang dimaksud adalah jenis kanker usus besar (colorectal Carcinoma). Kita tahu, pergerakan badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih lancar. Kanker usus terjadi karena kotoran yang tertahan lama dalam saluran pencernaan. Sementara dalam satu studi lain, berjalan bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara.
  6. Osteoporosis: Sering berjalan bukan hanya menyebabkan otot-otot tubuh menjadi sehat, kerangka atau tulang di dalam tubuh Anda juga akan menjadi sehat dan kuat. Osteoporosis tidak cukup hanya dengan rutin mengkonsumsi vitamin D dan kalsium yang banyak, tubuh juga membutuhkan pergerakan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit di bawah sinar matahari pagi dan Anda akan terhindar dari osteoporosis.
  7. Diabetes: Dengan rutin berjalan sekitar 6 km per jam, dalam tempuh sekitar 50 menit, mampu mencegah berkembangnya diabetes, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases). Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara gerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Anda hanya membutuhkan berjalan secara rutin untuk terus menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari diabetes.
  8. Depresi: Berjalan kaki dengan cepat bisa menggantikan obat anti depresan yang biasanya diminum secara rutin oleh penderita depresi.

5. TAQARRUB ILALLAH

DALAM KONDISI SHOLAT SUNNAH KHUSUK, RILEKS, FOKUS (MEDITASI)

Taqarrub berarti pendekatan diri kepada Allah. Ia merupakan tujuan utama kehidupan para sufi. Karenanya mereka berusaha maksimal  melaksanakan kefarduan, yang disunatkan, termasuk memperbanyak zikrullah.

Allah memberikan ‘peluang’ untuk mendekatkan diri kepada-Nya karena Ia dekat dengan hamba-Nya.”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku” (QS al-Baqarah 186)”. Dan Kami lebih dekat kepadanya aripada rat lehernya” (QS Qaaf 16).

Perlunya taqarrub itu juga didukung hadis Qudsi “Bila hamba-Ku mendekati-Ku sejengkal Aku mendekatinya sehasta, bila mendekati-Ku sehasta Aku mendekatinya sedepa, bila sedepa Aku mendekatinya sepuluh depa”. “Bila hamba mendekati-Ku dengan melaksanakan kefardhuan dan yang disunatkan, Akupun mencintainya sehingga segala gerak-geriknya dalam bimbingan-Ku”.

Meditasi adalah Pemusatan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu. Yang termasuk dalam meditasi adalah shalat. Shalat dikatakan sebagai pengobatan dengan cara meditasi karena shalat adalah suatu cara berkomunikasi dengan zat supranatural secara sungguh-sungguh yang diyakini dapat mengabulkannya.
RELAKSASI, khusuk mampu mengobati penyakit-penyakit seperti dibawah ini:

  • Penyakit jantung seperti, aritmia, cerebrovascular, tekanan darah tinggi, kelainan katup jantung, penyakit pembuluh darah perifir, dan penyakit sel sickle.
  • Infeksi seperti HIV, AIDS, tetanus.
  • Kelainan syaraf dan jiwa seperti sikap agresif, alkoholisme, penyakit alzheimer, autisme, kerusakan otak, sakit kepala, stroke akibat kokain, stress dll.
  • Penyakit tulang dan otot seperti kejang otot, nyeri otot, rheumatoid arthritis, osteoporosis, penyakit akibat olahraga.
  • Niat dan Tahallul yang juga termasuk rukun haji bermakna sebagai TAZKIYATUN NAFS.

TAHALUL
Tahallul merupakan kelengkapan atau akhir dari semua perjuangan yang telah kita lakukan sebelumnya. Dari akhir prosedural haji ini, seseorang bisa kembali menikmati sesuatu yang sebelumnya dilarang ketika melaksanakan haji. Ibarat mendapatkan upah surga di akhirat kelak hasil perjuangan kita di dunia.

HERBAL SUNNAH DAN AIR ZAM-ZAM 
Selain rukun-rukun haji dan umrah diatas, kurma dan air zam-zam juga mempunyai khasiat untuk pengobatan. Berikut ini rinciannya:
1. KURMA AJWA
Kurma mengandung 70% zat gula, dan dilengkapi dengan 2% protein; 2-3% lemak; mineral dalam jumlah yang cukup seperti kalium, kalsium, fosfor dan magnesium, besi (ferrum), chlor, tembaga, sulfur (belerang); serta vitamin A,D, B1, B2 dan niasin. Walaupun tidak mengandung vitamin C, kurma siap pasar mengandung serat sebanyak 2-6%.
Ilmuwan mengatakan bahwa magnesium dalam kurma mungkin saja bisa mengobati kanker. Walaupun belum pasti, tidak ada salahnya memakan makanan yang mengandung banyak gula dan dilengkapi protein, lemak beserta sejumlah mineral dan vitamin. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Omar Muhammad (2003) kurma mengandung zat menguatkan otot rahim di akhir kehamilan hingga membentuk kelahiran.
2. AIR ZAM-ZAM
The best water on earth is that zam-zam. It is food for the hungry, and a cure for the sick. Air zam-zam adalah air murni yang tidak berwarna ataupun berbau dengan rasa alkali karena kadar keasamannya adalah 7,5. Ia mengandung 30 jenis mineral. Kandungan terbanyak pada air zam-zam adalah natrium, magnesium, dan fluor. Penelitian selanjutnya memperlihatkan bahwa air zam-zam tidak mengandung kuman. Kekeringan juga mempertinggi kadar natrium. secara umum manfaat magnesium dalam air zam-zam adalah untuk mengobati penyakit jantung, infeksi, kanker, trauma, syaraf dan jiwa, alergi, dll.
Nah, bagaimana caranya untuk tetap menjalani pengobatan walaupun sudah berada di tanah air? Berikut ini adalah usaha-usaha yang bisa dilakukan pasca haji dan umrah :

  • Beriman
    Mencapai ketakwaan adalah kesimpulan akhir dari perintah dan larangan-Nya. Secara umum, shalat merupakan latihan semua alat tubuh dan deteksi dini kanker; puasa membersihkan lemak yang berlebihan; zakat, membersihkan harta yang digunakan untuk pengobatan; dan haji adalah pamungkasnya.
  • Berobat
    Allah berfirman; “Hantamkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum” {QS. Shad : 42}
    Dalam islam, mantra atau doa disebut dengan ruqa (jamak dari ruqyah) yang berarti berlindung kepada Allah dari segala yang menimpa manusia dan bermohon kepada-Nya untuk melenyakan penyakit yang dideritanya.
  • Makanan
    Selain obat, agama islam juga memberikan perintah dan larangan dalam hal makanan, suatu cabang ilmu kedokteran masa kini.
    Nutrien (sari makanan) dapat dibagi dua yaitu: pertama, esensial, tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh sehingga harus dimakan. Kedua, tidak esensial. Nutrien esensial adalah air, karbohidrat atau gula, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
    Gula dan lemak adalah sumber energi yang harus diperoleh dari makanan. Gula yang berlebih akan tersimpan di hati dan otot. Sedangkan lemak akan disimpan di seluruh tubuh termasuk di pemuluh koroner. Protein berguna untuk pertumbuhan dan memperbaharui jaringan. Vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit berguna untuk berbagai reaksi kimia dalam tubuh.
  • Kurma
  • Makanan yang dilarang
    Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang empat kamu menyembelihnya… (QS. Al-maidah:3)
    Segera sesudah kematian hewan tersebut, aliran darah berhenti dan pembusukan dimulai. Memakannya adalah memasukkan semua kuman itu ke dalam tubuh. Lain halnya bila binatang disembelih, darah mengalir keluar melalui pembuluh darah yang besar dileher dan pembusukan terjadi. Darah dilarang karena eupakan media penularan kuman penyakit.
  • Adab makan dan minum
    Adab makan dan minum yang diajarkan oleh Nabi saw adalah mengunyah 33 kali, tidak makan sambil bersandar, tidak makan buru-buru dan tidak minum sekali teguk.
    Bila makanan tidak dikunyah dengan hitungan zikir 33 kali maka ia akan menyusahkan karena terlalu besar untuk dicerna terutama lemak yang tidak larut dalam air. Empedu yang dibutuhkan akan bertambah dan kelak akan mengendap, membuat batu empedu yang menyumbat aliran empedu. Lama-lama hati akan rusak.
    Demikian halnya dengan posisi makan. Posisi bersandar, tidak tegak, ataupun berbaring akan menyulitkan pekerjaannya dan membuatnya tersedak karena makanan yang dimakan salah masuk ke saluran pernapasan.
  • Sabar
    Bila kesembuhan belum datang padahal ujian serasa sudah dilewati, godaan untuk berprasangka akan muncul. Sebagai umat-Nya, yang dapat kita lakukan hanyalah bersabar seraya tetap kukuh menjalankan perintah dan larangan-Nya.

Source : Dr. BAHAR AZWAR SpB K Onk (MANFAAT HAJI DAN UMRAH BAGI KESEHATAN)