PENYEMBUHAN DALAM UMROH & HAJI

MANFAAT HAJI DAN UMRAH BAGI KESEHATAN

Sebagai muslim, tidak ada jalan yang lebih baik selain kembali kepada Al-quran dan sunnah Rasul. Hal ini mudah pula disadari karena Al-quran dibuat oleh Allah swt. Untuk keselamatan ciptaan-Nya. Umrah dan haji adalah ibadah yang diperintahkan Allah dan diajarkan oleh para Rasul. Ibadah ini dimulai sejak Nabi Adam as. manusia pertama yang menginjakkan kaki di dunia ini, membangun Ka’bah di Makkah.
Orang-orang yang mengerjakan ibadah haji dan umrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memberi kepada mereka apa yang mereka minta, dan dia mengabulkan semua doa mereka, kemudain dia akan mengganti semua harta mereka yang mereka belanjakan untuk-Nya, satu dirham menjadi sejuta dirham.
Berdasarkan janji untuk mengabulkan semua permintaan tersebut, menarik sekali melihat sisi kedokteran dari rukun penghabisan ini.

Masa pelaksanaan ibadah haji adalah beberapa hari di bulan dzulhijjah. Tempat pelaksanaannya adalah Makkah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ritualnya dimulai dengan mengambil niat pada saat miqat, ihram, selama menunaikannya; thawaf di baitullah; sa’i diantara shafa dan marwah; wukuf di Arafah; mabit, bermalam di Muzdalifah dan Mina; melontar jumrah di Mina, dan tahallul, bercukur di akhirnya.
Tahap awal yang harus kita lakukan sebelum menjalani rukun-rukun ibadah haji dan umrah adalah niat. Niat adalah rukun yang tidak bisa ditinggalkan atau ibadahnya tidak sah apabila rukun ini ditinggalkan.
Niat terletak di prefrontal cortex, disanalah dilakukan pertimbangan untuk merencanakan perbuatan, sebagai komponen yang mengarahkannya secara sadar, untuk melakukan sesuatu atau tidak. Sistem pengambilan keputusan bekerja sangat cepat yaitu dalam hitungan sepersekian detik. Ia dimulai dari daerah visual cortex (penglihatan yang melihat sebuah benda). Masukan ini dikirim ke visual association area (memori penglihatan) untuk dilacak. Sementara itu dari auditory cortex (pendengaran), termonitor bunyi yang dilacak di auditory association area (memori bunyi). Semua informasi ini diolah di processing of multisensorial information (prosesor memori terpadu).

Kesimpulannya, suatu mobil berkecapatan tinggi sedang melaju kearahnya, dikirim ke prefrontal cortex untuk menetapkan niat dan membuat perencanaan sikap.
Dengan pertimbangan yang dilakukan oleh akal dan nafsu, niat diambil dan perencanaan dibuat. Perintah dikirimkan ke broca’s area (antisipasi) dan motor association cortex untuk melakukan tindakan yang memadai. Niat berdasarkan ilmu dan informasi yang memadai, memudahkan amal untuk istiqamah. Selain itu memudahkannya dengan menetapkan hati.
Secara umum, ada pengobatan yang dapat diambil dari rukun-rukun haji, semuanya itu dapat terjadi jika setiap rukun dilakukan dengan khusyuk dan sungguh-sungguh, yaitu:

1. RUQYAH MANDIRI

Ada banyak fenomena orang yang menderita penyakit yang sembuh setiap hari karena ruqyah ( membaca al-Qur’an & doa Rasulullah). Kita tidak bisa menolaknya, karena kesembuhan itu benar-benar terjadi. Ini juga terjadi pada diri saya saat membaca ayat-ayat tertentu untuk penyakit tertentu, dan penyakit tersebut pun sembuh!

Setelah melakukan riset, maka salah satu hasil terpenting dari riset yang berlangsung selama beberapa tahun ini adalah: Dalam setiap ayat al-Qur’an Allah meletakkan daya penyembuh untuk penyakit tertentu apabila ayat-ayat ini dibaca dengan bilangan (pengulangan) tertentu.

Pada dasarnya, ketika kita mengamati alam di sekitar kita, maka kita menyadari bahwa setiap satuan atom itu bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom itu adalah bagian dari metal, air, sel, atau apapun. Ini adalah fakta ilmiah.

Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel. Setiap sel terbuat dari jutaan atom, dan setiap atom terbentuk dari nukleus positif dan elektron negatif yang mengelilinginya. Karena rotasi ini, medan elektromagnetik dihasilkan, sama seperti medan-medan yang dihasilkan oleh suatu mesin.

2. TERAPI DZIKIR

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: أَنَا مَعَ عَبْدِي حَيْثُمَا ذَكَرَنِي وَتَحَرَّكَتْ بِي شَفَتَاهُ. (صحيح البخارى)
Allah berfirman: “Aku akan selalu bersama hamba-Ku selama kedua bibirnya bergerak-gerak ber-dzikir kepada-Ku”. (Hadis Qudsi, Shahih Al-Bukhari).

Terapi dzikir adalah Penyembuhan gangguan emosi dan phisik dengan membawa penderita ke suatu keadaan hati yang ikhlas. Rukun-rukun yang masuk dalam pengobatan ini meliputi thawaf, sa’i, wuquf dan melontar. Kesemuanya itu bisa ruqyah mandiri diri sendiri jika mampu mencapai taraf khusyuk, Ikhas dan Pasrah. Perubahan itu terjadi ketika mata berkonsentrasi memperhatikan sesuatu yang tidak terlihat. Telinga sesak dengan alunan tasbih dan zikir yang menderu. Kaki melangkah dengan gerakan tertentu mengikuti manusia berseragam ihram dan bertelanjang kaki lainnya.
Adapun ruqyah mandiri bermanfaat untuk berbagai penyakit itu antara lain:

  • Kelainan jantung dan pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
  • Kanker, nyeri pada kanker.
  • Penyakit pencernaan, infeksi usus dan sakit maag.
  • Dismenorea (rasa sakit ketika sedang haidh).
  • Penyakit kulit seperti atopic dermatitis, acne, allergic reactons, warts, urticaria, neurodermatitis, dan sebagainya antara lain asma, rematik sendi, sakit kepala, kencing manis, kegemukan, penyakit gondok dan hipoglikemia.

3. ENERGI TUBUH
Kekuatan untuk hidup (life force), sesuatu bio-energi yang tidak terlihat untuk mempertahankan kehidupan dan menjaga agar tubuh tetap sehat. Energi ini adalah suatu kekuatan yang berasal dari benda yang memiliki energi yang secara tidak langsung bisa membuat tubuh menjadi sehat. Dalam hal ini yang termasuk pada energi adalah baitul, Hajar as.wad, maqam Ibrahim, safa dan marwah, Arafah, mabit, dan jumrah.

  1. Baitullah adalah tempat yang pertama kali dibangun Nabi Adam as. yang menjadi sumber prana ilahiyah yang pertama.
  2. Hajar aswad, ada tiga hal yang mengisyaratkan kemampuan pemberian prana oleh Hajar aswad. Pertama, hadis Nabi yang menyatakan bahwa Hajar aswad mempunyai kemampuan menyerap penyakit. Kedua, kemampuan itu menyebabkan batu yang dulunya berwarna putih menjadi berwarna hitam. Ketiga, adalah posisinya berada lingkaran gerakan thawaf dan menjadi titik permulaan gerakan thawaf.
  3. Maqam Ibrahim disebut prana ilahiyah arena ia bersia ribuan tahun, menyatu dengan tapak kaki Ibrahim, dan dipelihara oleh Allah swt.. Juga setiap saat menyerap prana para peziarah yang shalat disana dan terus menumpuk sampai jutaan muslim di setiap umrah dan haji.
  4. Safa dan marwah adalah tempat dikala Hajar dan Ismail ditinggalkan oleh Ibrahim as. di padang pasir arab. Diiringi oleh tangis Ismail as. yang kehausan, Hajar berlari bolak-balik antara safa dan marwah.
  5. Arafah, di Arafah (Jabal Rahmah) inilah tempat pertemuan Adam dan Hawa. Dari kejadian itu mudah diduga bahwa mekah dan Arafah adalah pusat prana dunia karena ketiga sumbernya yaitu matahari, udara dan bumi bermula dari sana.
  6. Mabit adalah bermalam di Muzdalifah. Mabit dibutuhkan untuk menyeimbangkan tubuh dan jiwa , meresap matan positif prana dan memilah muatan negatif untuk dibuang keluar waktu melontar jumrah.

Energi Allah yang ada dialam semesta dapat menyembuhkan tiga golongan penyakit, yaitu:

  1. Penyakit ringan seperti sakit kepala, sakit gigi, batuk, sakit tenggorokan, demam, sakit perut, mencret, dismenorea, nyeri otot, terkilir, dan luka bakar ringan.
  2. Penyakit berat, seperti TBC, tekanan darah tinggi, sakit jantung, hepatitis, mioma, kista, migren, radang sendi, dan sawan.
  3. Sakit jiwa, seperti stres, tension, anxiety, depresi, fobia, paranoid, skizofrenia.

4. THAWAF & SA’I

Memperoleh Dahsyatnya Energi Thawaf
Dalam praktik ibadah haji dan umrah, thawaf merupakan rukun yang tidak bisa ditinggalkan. Selain sebagai ibadah, thawaf memiliki keutamaan dan energi yang sangat dahsyat. Adapun efeknya, hanya bisa dirasakan oleh masing-masing individu sesuai kualitas dan pengalaman ibadahnya.

Contohnya ialah sebagaimana diungkapkan oleh Zainurrofieq di dalam bukunya, Mukjizat Ka’bah. Di dalam bab Thawaf, ia bercerita sebagai berikut.

“Di dalam perjalanan ibadah umrah, saya dipertemukan dengan seorang kyai yang sedang melakukan kebiasaan yang tidak lazim di Masjidil Haram. Namun, saya justru melihatnya sebagai kebiasaan yang luar biasa. Ia selalu melafalkan doa dan daftar cita-cita atau harapannya dalam satu kali thawaf.

Saat saya bertemu dengannya, ia baru melaksanakan thawaf yang ketiga puluh tujuh. Berarti, ia telah melakukan 259 putaran (37 x 7 = 259). Setiap selesai tawaf sebanyak tujuh keliling, ia akhiri dengan shalat dua rakaat. Kemudian dilanjutkan tawaf lagi dengan niat baru. Begitu seterusnya.

Pelaksanaan tawaf itu hanya terpotong saat shalat dan perutnya sudah terasa lapar. Bahkan, ia pernah hampir 24 jam penuh melakukan thawaf, kecuali saat shalat. Ia menyatakan, dengan kebiasaannya ini, segala yang ia inginkan ketika pulang dari Tanah Suci, alhamdulillah selalu tercapai dan berhasil.”

Ibadah thawaf adalah salah satu ibadah istimewa dalam pelaksanaan ibadah haji. Sangat pantas apabila Pak Kyai itu sangat memanfaatkan keberadaannya di Tanah Suci untuk melakukan thawaf sambil berdoa dan mencurahkan semua keinginannya kepada Allah SWT. Pasalnya, siapa pun yang melaksanakan tawaf, akan merasa sangat dekat dengan Allah SWT.

Dikisahkan bahwa ibadah pertama kali yang dilakukan Nabi Adam setelah turun dari langit adalah thawaf. Lalu, para malaikat menemuinya sambil berkata, “Semoga ibadahmu mabrur wahai Adam, dan kami pun telah melakukan tawaf di Baitullah ini sejak dua ribu tahun sebelum kamu.” Demikian diceritakan Muhammad bin Munkadir.

Begitu pula ketika para malaikat merasa bersalah karena telah membantah Allah SWT, mereka segera berthawaf untuk menebus kesalahannya. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa melakukan thawaf di Baitullah maka Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan satu keburukan bagi setiap langkahnya.” (HR Al Azraqy).

Dalam Hadits yang lainnya, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya pada setiap hari, Allah menurunkan 120 rahmat, 60 untuk orang-orang yang berthawaf, 40 untuk orang yang shalat, dan 20 lagi untuk orang yang memandangi Ka’bah.” (HR Al Azraqy)

Di dalam lafaznya, makna kebaikan dan rahmat masih bersifat umum. Kebaikan ini meliputi kebaikan dunia – akhirat dan lahir – batin. Kebaikan ini bisa berupa energi dahsyat yang memancarkan kekuatan pada diri Anda. Karenanya, segala aspek yang akan menghalangi keinginan, cita-cita, dan kesuksesan Anda menjadi luluh.

Ka’bah adalah sebagai pusat konsentrasi ibadah shalat, karena menjadi arah kiblat. Ka’bah juga telah mendapatkan perlakuan istimewa dari Allah dan makhluk-makhluknya.

Di dalam sejarah Ka’bah. Tidak pernah ada seorang pun yang berhasil ketika hendak berbuat jahat terhadap Ka’bah. Karena sesungguhnya Ka’bah mempunyai pemilik yang akan mendengarkan.

BERJALAN KAKI

Ditinjau dari ilmu kesehatan ada 8 Penyakit Yang Bisa Sembuh Dengan Berjalan Kaki.

Berjalan kaki ternyata manfaatnya banyak sekali. Jika selama ini anda belum terbiasa atau malam untuk berjalan, maka sebaiknya anda pikirkan kembali. Menurut satu penelitian, berjalan bisa mengurangi 8 jenis penyakit. Bahkan bisa menyembuhkan penyakit tersebut tanpa harus mengeluarkan uang.

Mulai sekarang rajin-rajinlah berjalan dan rasakan manfaatnya. Berikut 8 jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan berjalan kaki:

  1. Serangan Jantung:
    Berjalan dapat mengurangi risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner) agar menjadi segar dan berfungsi normal memompa darah tanpa henti. Berjalan dengan cepat bisa mengalirkan darah ke dalam jantung. Dengan sering berjalan, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spans penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki agak cepat. Minimal lakukan jalan kaki agak cepat ini 5 kali seminggu. Tidak banyak cara di luar ini yang dapat mengobati penyakit seperti ini. Berjalan dengan cepat bisa menurunkan risiko serangan jantung.
  2. Stroke: Satu penelitian dilakukan kepada 70 ribu pasien di Harvard School of Public Health yang bekerja sambil berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu. Hasilnya resiko terserang stroke menurun hingga dua pertiga.
  3. Membakar Lemak: Rutin berjalan kaki akan meningkatkan metabolisme tubuh. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang tersimpan di dalam tubuh akan ikut terbakar, kemudian kenaikan berat badan tidak terjadi.
  4. Melangsingkan Badan: Jika Anda kelebihan berat badan, mulailah untuk rutin berjalan. Pergerakan kaki hingga seluruh tubuh mampu menurunkan berat badan dan lemak yang ada terutama diperut. Lemak anda akan terkikis. Lakukan berjalan kaki secara rutin selama satu jam.
  5. Kanker: Gejala kanker akan lenyap dengan sendirinya jika kita rajin jalan kaki. Kanker yang dimaksud adalah jenis kanker usus besar (colorectal Carcinoma). Kita tahu, pergerakan badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih lancar. Kanker usus terjadi karena kotoran yang tertahan lama dalam saluran pencernaan. Sementara dalam satu studi lain, berjalan bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara.
  6. Osteoporosis: Sering berjalan bukan hanya menyebabkan otot-otot tubuh menjadi sehat, kerangka atau tulang di dalam tubuh Anda juga akan menjadi sehat dan kuat. Osteoporosis tidak cukup hanya dengan rutin mengkonsumsi vitamin D dan kalsium yang banyak, tubuh juga membutuhkan pergerakan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit di bawah sinar matahari pagi dan Anda akan terhindar dari osteoporosis.
  7. Diabetes: Dengan rutin berjalan sekitar 6 km per jam, dalam tempuh sekitar 50 menit, mampu mencegah berkembangnya diabetes, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases). Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara gerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Anda hanya membutuhkan berjalan secara rutin untuk terus menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari diabetes.
  8. Depresi: Berjalan kaki dengan cepat bisa menggantikan obat anti depresan yang biasanya diminum secara rutin oleh penderita depresi.

5. TAQARRUB ILALLAH

DALAM KONDISI SHOLAT SUNNAH KHUSUK, RILEKS, FOKUS (MEDITASI)

Taqarrub berarti pendekatan diri kepada Allah. Ia merupakan tujuan utama kehidupan para sufi. Karenanya mereka berusaha maksimal  melaksanakan kefarduan, yang disunatkan, termasuk memperbanyak zikrullah.

Allah memberikan ‘peluang’ untuk mendekatkan diri kepada-Nya karena Ia dekat dengan hamba-Nya.”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku” (QS al-Baqarah 186)”. Dan Kami lebih dekat kepadanya aripada rat lehernya” (QS Qaaf 16).

Perlunya taqarrub itu juga didukung hadis Qudsi “Bila hamba-Ku mendekati-Ku sejengkal Aku mendekatinya sehasta, bila mendekati-Ku sehasta Aku mendekatinya sedepa, bila sedepa Aku mendekatinya sepuluh depa”. “Bila hamba mendekati-Ku dengan melaksanakan kefardhuan dan yang disunatkan, Akupun mencintainya sehingga segala gerak-geriknya dalam bimbingan-Ku”.

Meditasi adalah Pemusatan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu. Yang termasuk dalam meditasi adalah shalat. Shalat dikatakan sebagai pengobatan dengan cara meditasi karena shalat adalah suatu cara berkomunikasi dengan zat supranatural secara sungguh-sungguh yang diyakini dapat mengabulkannya.
RELAKSASI, khusuk mampu mengobati penyakit-penyakit seperti dibawah ini:

  • Penyakit jantung seperti, aritmia, cerebrovascular, tekanan darah tinggi, kelainan katup jantung, penyakit pembuluh darah perifir, dan penyakit sel sickle.
  • Infeksi seperti HIV, AIDS, tetanus.
  • Kelainan syaraf dan jiwa seperti sikap agresif, alkoholisme, penyakit alzheimer, autisme, kerusakan otak, sakit kepala, stroke akibat kokain, stress dll.
  • Penyakit tulang dan otot seperti kejang otot, nyeri otot, rheumatoid arthritis, osteoporosis, penyakit akibat olahraga.
  • Niat dan Tahallul yang juga termasuk rukun haji bermakna sebagai TAZKIYATUN NAFS.

TAHALUL
Tahallul merupakan kelengkapan atau akhir dari semua perjuangan yang telah kita lakukan sebelumnya. Dari akhir prosedural haji ini, seseorang bisa kembali menikmati sesuatu yang sebelumnya dilarang ketika melaksanakan haji. Ibarat mendapatkan upah surga di akhirat kelak hasil perjuangan kita di dunia.

HERBAL SUNNAH DAN AIR ZAM-ZAM 
Selain rukun-rukun haji dan umrah diatas, kurma dan air zam-zam juga mempunyai khasiat untuk pengobatan. Berikut ini rinciannya:
1. KURMA AJWA
Kurma mengandung 70% zat gula, dan dilengkapi dengan 2% protein; 2-3% lemak; mineral dalam jumlah yang cukup seperti kalium, kalsium, fosfor dan magnesium, besi (ferrum), chlor, tembaga, sulfur (belerang); serta vitamin A,D, B1, B2 dan niasin. Walaupun tidak mengandung vitamin C, kurma siap pasar mengandung serat sebanyak 2-6%.
Ilmuwan mengatakan bahwa magnesium dalam kurma mungkin saja bisa mengobati kanker. Walaupun belum pasti, tidak ada salahnya memakan makanan yang mengandung banyak gula dan dilengkapi protein, lemak beserta sejumlah mineral dan vitamin. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Omar Muhammad (2003) kurma mengandung zat menguatkan otot rahim di akhir kehamilan hingga membentuk kelahiran.
2. AIR ZAM-ZAM
The best water on earth is that zam-zam. It is food for the hungry, and a cure for the sick. Air zam-zam adalah air murni yang tidak berwarna ataupun berbau dengan rasa alkali karena kadar keasamannya adalah 7,5. Ia mengandung 30 jenis mineral. Kandungan terbanyak pada air zam-zam adalah natrium, magnesium, dan fluor. Penelitian selanjutnya memperlihatkan bahwa air zam-zam tidak mengandung kuman. Kekeringan juga mempertinggi kadar natrium. secara umum manfaat magnesium dalam air zam-zam adalah untuk mengobati penyakit jantung, infeksi, kanker, trauma, syaraf dan jiwa, alergi, dll.
Nah, bagaimana caranya untuk tetap menjalani pengobatan walaupun sudah berada di tanah air? Berikut ini adalah usaha-usaha yang bisa dilakukan pasca haji dan umrah :

  • Beriman
    Mencapai ketakwaan adalah kesimpulan akhir dari perintah dan larangan-Nya. Secara umum, shalat merupakan latihan semua alat tubuh dan deteksi dini kanker; puasa membersihkan lemak yang berlebihan; zakat, membersihkan harta yang digunakan untuk pengobatan; dan haji adalah pamungkasnya.
  • Berobat
    Allah berfirman; “Hantamkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum” {QS. Shad : 42}
    Dalam islam, mantra atau doa disebut dengan ruqa (jamak dari ruqyah) yang berarti berlindung kepada Allah dari segala yang menimpa manusia dan bermohon kepada-Nya untuk melenyakan penyakit yang dideritanya.
  • Makanan
    Selain obat, agama islam juga memberikan perintah dan larangan dalam hal makanan, suatu cabang ilmu kedokteran masa kini.
    Nutrien (sari makanan) dapat dibagi dua yaitu: pertama, esensial, tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh sehingga harus dimakan. Kedua, tidak esensial. Nutrien esensial adalah air, karbohidrat atau gula, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
    Gula dan lemak adalah sumber energi yang harus diperoleh dari makanan. Gula yang berlebih akan tersimpan di hati dan otot. Sedangkan lemak akan disimpan di seluruh tubuh termasuk di pemuluh koroner. Protein berguna untuk pertumbuhan dan memperbaharui jaringan. Vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit berguna untuk berbagai reaksi kimia dalam tubuh.
  • Kurma
  • Makanan yang dilarang
    Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang empat kamu menyembelihnya… (QS. Al-maidah:3)
    Segera sesudah kematian hewan tersebut, aliran darah berhenti dan pembusukan dimulai. Memakannya adalah memasukkan semua kuman itu ke dalam tubuh. Lain halnya bila binatang disembelih, darah mengalir keluar melalui pembuluh darah yang besar dileher dan pembusukan terjadi. Darah dilarang karena eupakan media penularan kuman penyakit.
  • Adab makan dan minum
    Adab makan dan minum yang diajarkan oleh Nabi saw adalah mengunyah 33 kali, tidak makan sambil bersandar, tidak makan buru-buru dan tidak minum sekali teguk.
    Bila makanan tidak dikunyah dengan hitungan zikir 33 kali maka ia akan menyusahkan karena terlalu besar untuk dicerna terutama lemak yang tidak larut dalam air. Empedu yang dibutuhkan akan bertambah dan kelak akan mengendap, membuat batu empedu yang menyumbat aliran empedu. Lama-lama hati akan rusak.
    Demikian halnya dengan posisi makan. Posisi bersandar, tidak tegak, ataupun berbaring akan menyulitkan pekerjaannya dan membuatnya tersedak karena makanan yang dimakan salah masuk ke saluran pernapasan.
  • Sabar
    Bila kesembuhan belum datang padahal ujian serasa sudah dilewati, godaan untuk berprasangka akan muncul. Sebagai umat-Nya, yang dapat kita lakukan hanyalah bersabar seraya tetap kukuh menjalankan perintah dan larangan-Nya.

Source : Dr. BAHAR AZWAR SpB K Onk (MANFAAT HAJI DAN UMRAH BAGI KESEHATAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *