Terapi Hati

💔💓💥TERAPI HATI.💞💚💝

Hati manusia terkadang tidak stabil atau sakit seperti halnya badan. Meskipun berbeda antara sifat maupun obatnya.

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,

 ” أَلا وإِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّهُ وإذَا فَسَدَت فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلا وَهيَ القَلْبُ.“ رواه البخاري ومسلم.

“Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk, maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Apa obat yang bisa dipakai untuk mengobati hati yang sakit? Berikut ini kami sebutkan 8 obatnya. Semoga bermanfaat.

💗Pertama: Al-Qur’an al-Karim.

Allah berfirman, artinya,

💥“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” 📒💥(QS.Yunus: 57).

Dia juga berfirman, artinya, “Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” 📓💥(QS. al-Isra: 82)

Ibnu Qoyyim berkata, “Inti penyakit hati itu adalah syubhat dan nafsu syahwat. Sedangkan al-Qur’an adalah penawar bagi kedua penyakit itu, karena di dalamnya terdapat penjelasan-penjelasan dan argumentasi-argumentasi yang akurat, yang membedakan antara yang haq dengan yang batil, sehingga penyakit syubhat hilang. Penyembuhan al-Qur’an terhadap penyakit nafsu syahwat, karena di dalam al-Qur’an terdapat hikmah, nasihat yang baik, mengajak zuhud di dunia dan lebih mengutamakan kehidupan akhirat.”📚📓📒💓

Orang yang ingin memperbaiki hatinya hendaknya mengetahui bahwa berobat dengan al-Qur’an itu tidak cukup hanya dengan membaca al-Qur’an saja, tetapi harus memahami, mengambil pelajaran dan mematuhi hukum-hukum yang terkandung di dalamnya.

💥Ya Allah, jadikanlah al-Qur’an itu sebagai pelipur lara, penawar hati dan penghilang kegundahan dan kegelisahan kami. Amin.

💗Kedua: Cinta Kepada Allah.

Cinta kepada Allah merupakan terapi yang mujarab bagi hati. Cinta seorang hamba kepada Allah akan menjadikan hatinya tunduk kepada-Nya, merasa tenteram tatkala mengingat-Nya, mengorbankan perasaannya demi sang kekasihnya, yaitu Allah. Hatinya senantiasa mengharap kepada yang dicintainya untuk memecahkan problem yang ia hadapi. Ia pun tak putus asa dari kasih sayang-Nya. Ia yakin bahwa yang dicintainya adalah Dzat yang tepat untuk mengadukan berbagai masalah. Ia yakin akan diberikan solusi yang terbaik untuknya. Kecintaan kepada-Nya menyebabkan dapat menikmati manisnya iman yang bersemayam di dalam hati.

💗Ketiga: Berdzikir atau Mengingat Allah.

Ketidaktenteraman hati merupakan hal yang membahayakan. Allah memberikan salah satu obat yang bisa menjadi sarana terapi keadaan hati yang demikian.

💥“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram” 💞

demikianlah arti firman Allah dalam 📚QS. ar-Ra’d : 28.

Obat ini menjadikan hati seseorang hidup, terhindar dari kekerasan dan kegelapan. Ibnu Qayyim berkata,

📒💥“Segala sesuatu itu mempunyai penerang, dan sesungguhnya penerang hati itu adalah dzikrullah (mengingat Allah).

Suatu ketika, seorang berkata kepada Hasan al-Basri, “Wahai Abu Sa’id, aku mengadu kepadamu, hati saya membatu.” Maka beliau menjawab,

📒💥“Lunakkanlah dengan dzikir, karena tidak ada yang dapat melunakkan kerasnya hati yang sebanding dengan dzikrullah.”

maka dari itu Allah di dalam banyak ayat-ayat-Nya menyuruh orang-orang yang beriman agar banyak dan sering berdzikir kepada-Nya. Seperti pada firman-Nya, artinya, 📚💥

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya📒.” (QS. al-Ahzab: 41).

Nabi kita Muhammad selalu berdzikir kepada Allah pada setiap saat, sebagaimana dituturkan oleh istri beliau ‘Aisyah.

💗Keempat: Taubat Nasuha dan Banyak Beristighfar (Minta Ampun)

Perhatikanlah sabda Rasulullah,

💥“Sesungguhnya hatiku kadang keruh, maka aku beristighfar dalam satu hari sebanyak seratus kali”📒 (HR. Ahmad)

Dalam hadis ini Nabi menjelaskan bahwa beliau menghilangkan kabut atau kekeruhan hati beliau dengan istighfar, padahal dosa-dosa beliau yang telah lalu maupun yang akan datang telah diampuni oleh Allah. Bagaimanakah dengan kita yang banyak dosa dan banyak melakukan kemaksiatan? Tidakkah kita lebih membutuhkan istighfar untuk hati kita yang sakit?! Demi Allah, betapa kita semua, sangat membutuhkan istighfar.

💗Kelima: Banyak Berdoa dan Meminta Kepada Allah untuk Memperbaiki dan Membersihkan Hati Serta Memberinya Petunjuk.

Berdoa merupakan pintu utama yang agung untuk memperbaiki hati. Allah berfirman, artinya, “Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk me- rendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.” 📒(QS. al-An’am: 43).

Teladan kita yang mulia Muhammad sendiri selalu memohon kepada Allah untuk kesucian hatinya, kokoh berjalan di atas kebenaran dan petunjuk. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dari Ummu Salamah. Ia meriwayatkan bahwa doa Nabi yang sering beliau panjatkan ialah,

💥“wahai Tuhan Pembolak-balik hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu”📒 (HR. at-Tirmidzi)

💗Keenam: Sering Mengingat Kehidupan Akhirat.

Sesungguhnya kelalaian mengingat akhirat itu adalah penghambat segala kebaikan, kebajikan dan merupakan pemicu setiap malapetaka dan kejahatan. Seseorang yang banyak mengingat akhirat, akan menyadarkan dirinya bahwa kehidupan sebenarnya, yang dia hidup selama-lamanya adalah kehidupan akhirat. Dengan demikian, hatinya lurus dalam mengendalikan jasad. Tindak tanduknya mencerminkan amal nyata yang ia tanam di dunia ini dengan harapan ia akan dapat menuai hasilnya yang baik di akhirat kelak.

💗Ketujuh: Membaca dan Mempelajari Sejarah Kehidupan Orang-Orang yang Shalih.

Ini pun bisa menjadi salah satu obat bagi hati. Banyak pelajaran tentang teguhnya hati dari hempasan badai kehidupan yang menerjang. Siapa saja yang memperhatikan dan mempelajari kehidupan atau sejarah suatu kaum berdasarkan pengetahuan dan penghayatan, maka niscaya hatinya dihidupkan kembali oleh Allah dan disucikan batinnya. Itulah sejarah dan perjalanan hidup Nabi Muhammad. Sejarah kehidupan beliau merupakan terapi untuk mempertebal iman dan memperbaiki hati.

💗Kedelapan: Bersahabat dengan Orang-Orang Shalih, bertakwa dan berbuat kebaikan.

Seseorang yang bergaul dengan orang yang bertakwa niscaya tidak celaka. Karena mereka tidak akan mengajak selain kepada kebaikan. Selamatlah hati dari terkontaminasi penyakit-penyakit hati. Sebaliknya, jika Anda bersahabat dengan orang-orang yang tidak shalih, tidak bertakwa dan tidak berbuat kebaikan, niscaya Anda akan celaka. Mereka akan mengajak Anda untuk melakukan berbagai kejelekan yang akan menyebabkan hati Anda menjadi kotor. Allah secara tegas berfirman, artinya, “… dan janganlah kamu mengikuti orang-orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas”📒(QS. al-Kahfi : 28)

Maka berupayalah untuk bersahabat dengan orang-orang yang shalih.

💓💥Demikian 8 obat untuk menyembuhkan penyakit hati. Berusahalah Anda untuk memahami dengan baik dan mengamalkan dengan tekun, karena sesungguhnya kebahagiaan yang hakiki itu, tidak akan dapat dicapai kecuali dengan keselamatan dan kesucian hati. Dan tidak ada yang sempurna, yang lebih bahagia, yang lebih baik, dan tidak ada pula yang lebih nikmat daripada kehidupan orang-orang yang berhati bersih juga mulia.

💞💚💔💜💔💚💝💔💚💞

Bismillah

📚17 AMALAN RINGAN YANG BESAR PAHALANYA.🔖

Diantara yang diajarkan Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam pada kita adalah rutin mengamalkan amalan shalih meskipun amalan itu sedikit dan ringan, atau bahkan dipandang remeh oleh sebagian orang.

Namun ternyata tanpa kita sangka, ternyata amalan tersebut mengandung pahala yang besar.

Berikut adalah beberapa amalan yang mudah dan ringan untuk dilakukan, namun besar pahalanya, berdasarkan hadits yang shahiih:

📗1) membaca : subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahil ‘adzim.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

📚”Ada dua kalimat yang dicintai oleh Allah, ringan di lisan, dan berat ditimbangan: (yaitu bacaan)

👍💥subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahil ‘adzim [Mahasuci Allah dan dengan memujiNya, Mahasuci Allah Yang Mahaagung]”📚
[Shahiih: HR. Al-Bukhari]

📗2) wudhu dengan sempurna dan membaca do’a,

Dari Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُسْبِغُ الْوَضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

📚“Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian mengucapkan,

🔖‘Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu’

🎯 [Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.] kecuali Allah akan bukakan untuknya delapan pintu langit yang bisa dia masuki dari pintu mana saja.” 📚[HR Muskim]

📗3) menghadiri shalat jum’at di awal waktu, dengan memperhatikan adabnya.

Dari Aus bin Aus Ats-Tsaqafi, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa yang membasuh (kepalanya) dan mencuci (seluruh tubuhnya) di hari jum’at (mandi besar, ed.), lalu berangkat ke masjid pagi-pagi, dan dia mendapatkan khutbah dari awal, dia berjalan dan tidak naik kendaraan, dia (duduk) mendekat ke khatib, konsentrasi mendengarkan khutbah dan tidak berbicara maka setiap langkahnya (dinilai) sebagaimana pahala puasa dan shalat malam selama setahun.”

📚[Shahiih: HR. Abu Dawud, At-tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan dinilai shahiih ]
Abu Zur’ah mengatakan:

🔖”Saya tidak pernah menjumpai satu hadits yang menceritakan pahala yang besar dengan amal yang sedikit yang lebih shahiih dari hadits ini.”

📗4) shalat dhuha dua rakaat.

Dari Abu Dzar radhiyallaahu ‘anhu, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Setiap ruas tulang kalian wajib disedekahi, setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir bernilai sedekah, amar ma’ruf nahi munkar bernilai sedekah, dan semua kewajiban sedekah itu bisa ditutupi dengan dua rakaat
shalat dhuha.”📚
[HR. Muslim & Abu Dawud]

📗5) berdzikir di masjid setelah shubuh.

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🌺”Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian tetap duduk di masjid sampai terbit matahari, kemudian shalat dua rakaat (shalat sunnah Syuruq) maka dia mendapat pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna.”📚
[Hasan: HR. At-Tirmidzi dan dinilai hasan ]

📗6) membaca Al-Qur’an.

Dari Abdullah bin Mas’ud, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka dia mendapat satu pahala kebaikan. Dan setiap satu pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali lipat….”📚
[Shahiih: HR. At-Tirmidzi, At-Thabrani ]

📗7) membaca dzikir ketika masuk pasar atau tempat keramaian.

Dari Abdullah bin Amr bin al-‘Ash, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

📚”Barangsiapa yang masuk pasar kemudian dia membaca: laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiitu wa huwa hayyun laa yamuutu,
biyadihil khairu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir

🔖 [tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah tiada sekutu bagiNya, milikNyalah seluruh kerajaan. Dan milikNyalah seluruh pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahahidup dan tidak mati, di TanganNyalah segala kebaikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu] maka Allah catat untuknya sejuta kebaikan, Allah hapuskan sejuta kesalahan, dan Allah angkat untuknya satu juta derajat.”
[Hasan: HR. At-Tirmidzi, Al-Hakim, Ad-Darimi ] 📚🕸

8) shalat berjama’ah di masjid.

Dari Abu Umamah, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang keluar dalam keadaan suci, menuju masjid untuk melaksanakan shalat berjama’ah maka pahalanya seperti pahala orang yang sedang haji dalam
keadaan ihram.”
[Hasan: HR. Abu Dawud ] 📚

📗9) berdzikir ketika terbangun dari tidur (nglilir – bhs. jawa)

Dari Ubadah bin Shaamit, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa yang terbangun (nglilir) ketika tidur malam kemudian dia membaca:

🔖laa
ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli
syai’in qadiir. Alhamdulillah, wa subhanallah, wa laa ilaha illallah wallahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illa billah

🍁[tiada
sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata tiada sekutu bagiNya, milikNyalah seluruh kerajaan, milkNyalah segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Segala puji milik Allah,
Mahasuci Allah, tiada sesembahan yang
berhak disembah selain Allah, Allah Mahabesar. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah]

🔖kemudian dia beristighfar atau
berdo’a maka akan dikabulkan. Jika dia berwudhu kemudian shalat dua rakaat maka
shalatnya diterima.”
[HR. Al-Bukhari & Abu Dawud] 📚💥

📗10) Shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh.

Dari Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
bersabda:

“Dua rakaat sebelum subuh lebih baik dari pada dunia dan seisinya.”
[Shahiih: HR. Muslim] 📚💚

📗11) membaca shalawat atas Nabi.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa yang
membaca shalawat untukku sekali, maka Allah.akan memberikan shalawat kepadanya sepuluh kali.”
[Shahiih: HR. Muslim]📚📕
Dalam riwayat lain:

🔖”Barangsiapa yang membaca shalawat untukku sekali, maka Allah akan memberikan shalawat kepadanya
sepuluh kali, dihapuskan sepuluh kesalahan, dan diangkat sepuluh derajat.”
[Shahiih: HR. An-Nasaa’i] 📚📕

📗12) menjawab adzan dan membaca do’a setelah adzan.

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa
yang mendengarkan adzan kemudian dia membaca do’a:

👏👏Allahumma rabba hadzihid da’watittammah washshalatil qaa’imah, ati muhammadanil wasilata wal fadhilah wab’ats-hu maqamam mahmudanilladzi wa’adtahu

👏👏[Ya Allah, Rabb pemilik panggilan yang sempurna dan shalat wajib yang ditegakkan,
berikanlah kepada Muhammad wasilah dan fadhilah. Bangkitkanlah beliau ke tempat terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya.]

maka dia
berhak mendapat syafaatku pada hari kiamat.”
[Shahiih: HR. Bukhari] 📚📕

📗13) membaca dzikir setiap pagi dan sore.

Diantara dzikir yang disyariatkan adalah membaca:

💥”subhanallah wa bihamdihi”

Dari Abu Hurairah.radhiyallaahu ‘anhu, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa di waktu pagi dan sore membaca: ‘subahanallah wa bihamdihi’ seratus kali maka tidak ada seorang pun yang
datang pada hari kiamat dengan membawa pahala yang lebih baik dari pahala yang dia
bawa, kecuali orang yang membaca seperti yang dia baca atau lebih banyak.”📚
[HR. Muslim]

📗14) mengajak orang lain untuk melakukan.kebaikan.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallaahu ‘alaihi.wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa yang mengajak kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan.barangsiapa yang mengajak orang lain untuk melakukan kesesatan dan maksiat maka dia.mendapat dosa sebagaimana dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.”
📚[Shahiih: HR. Muslim]

📗15) Rajin beristighfaar.

Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

🔖”Barangsiapa yang rajin beristighfaar maka Allah akan berikan jalan keluar setiap ada
kesulitan, Allah berikan penyelesaian setiap mengalami masalah, dan Allah berikan rizki
yang tidak disangka-sangka.”
📚[ HR. Abu Dawud]

📗16) Puasa tiga hari (Ayyamul Bidh)

setiap bulan “Puasa tiga hari setiap bulan, nilainya sama dengan puasa selama sepanjang tahun.”📚 (HR. Bukhari, no. 1979 dan Muslim, no. 1159)

📗17) Membaca Ayat Kursi ba’da Shalat

👍“Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” 📚(HR. An-Nasai .)

🎯💦Selain amalan diatas tentu masih ada amalan amalan lainnya yg bernilai pahala besar

Mari kita mengaji…!!
hadiri majelis ke majelis ilmu📘📗📕

Alhamdulilah jazakummullohu khoiro.🔖

By. Ir. Susilo, spca : health consultant.🎯

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *